The Reconstruction of Energy Management Law Based on Indonesia Legal System

Sulaiman Sulaiman, Ade Arif Firmansyah
Abstract Views : 62 | PDF Downloads : 5

Abstract


Two things become an important part of studies in Indonesian law related to energy management. The first, related to the management of natural resources. Second, the energy sector is also related to other sectors, that is forestry, water resources, marine and fisheries, agriculture and plantations, as well as land. Ideally, all of the energy management law must reflect the state ideology, as natural resources energy must be managed for the greater prosperity of the people. Energy should not be administered arbitrarily because, in addition to the utilization, the existence of natural resources should not be separated from the philosophical orientation of Indonesian legislation, Pancasila, and The 1945 Constitution. However, the reality of energy legislation indicates of the authority competes between sectors and alignments to society which is not optimal. It is due to the legal nature of the energy sector which is liberal and still-exploitation oriented and pro-capitalist. By using a socio-legal approach, this paper describes the reconstruction of law-oriented to the Indonesian legal system in energy management based on Pancasila and the 1945 Constitution as the foundation and soul of the energy sector law.

 

Keywords: Reconstruction of Law, Energy Management, the Indonesian Legal System.

Full Text:

PDF

References


Akib, M., (2012), Wewenang Kelembagaan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Era Otonomi Daerah, J. Media Hukum, Vol. 19 No. 2, 248.

Arief, BN., (1994), Beberapa Aspek Pengembangan Ilmu Hukum Pidana, Menyongsong Generasi Baru Hukum Pidana Indonesia, Pidato Guru Besar, FH Undip, Semarang.

Arief, BN., (2009), Tujuan dan Pedoman Pemidanaan, Perspektif Pembaharuan Hukum Pidana dan Perbandingan Beberapa Negara, Penerbit Undip, Semarang.

Arief, BN., (2014), Pembaruan Sistem Hukum Nasional, Penerbit Undip, Semarang.

Arizona, Y., (2014), Konstitusionalisme Agraria, STPN Press, Yogyakarta.

Asshiddiqie, J., (2002), Konsolidasi Naskah UUD 1945 setelah Perubahan Keempat, Pusat Studi HTN FH UI, Jakarta.

Bachtiar, A., “Menuju Kebijakan Energi Bebas Kepentingan”, Kompas, 7 Juli 2015.

Batubara, M., “Menggungat Liberalisasi Gas”, Kompas, 8 Januari 2014.

Dimyati, K., (2001), Di Tengah Pengembangan Pemikiran Teori Hukum, Sepi dari Wacana Perdebatan, J. Ilmu Hukum, Vol. 4, No. 2, 129-132.

Dworkin, R., (1996), Freedom’s Law The Moral Reading of the Maerican Constitution, Oxford University Press, Oxford.

Dworkin, R., (2013), “Apakah Hukum Sebuah Sistem Aturan?” dalam HLA. Hart dkk, Filsafat Hukum Suatu Pengantar, Penerjemah Yudi Santoso, Merkid Press, Yogyakarta.

Fauzi, N., (2002), Quo Vadis Pembaruan Hukum Agraria, Perspektif Transitional Justice untuk Menyelesaikan Konflik, HuMA, Jakarta.

Gorz,A., (2005), Anarki Kapitalisme, Resist Book, Yogyakarta.

Koeswahyono, I., (2008), Hak Menguasasi Negara, Perspektif Indonesia sebagai Negara Hukum, J. Hukum dan Pembangunan, Tahun ke-38 No. 1, 62-72.

Kusuma, RM. A.B., (2004), Lahirnya Undang-Undang Dasar 1945, Memuat Salinan Dokumen Otentik Badan Oentoek Menyelidiki Oesaha2 Persiapan Kemerdekaan, Badan Penerbit FH UI, Jakarta.

Kusuma, RM. AB., (2005), Lahirnya Undang-Undang Dasar 1945, Badan Penerbit FH UI, Jakarta.

Kusumaatmadja, M., (1976), Pengaturan Hukum Masalah Lingkungan Hidup Manusia: Beberapa Pikiran dan Saran, Bina Cipta, Bandung.

Liu, H., “Kebijakan Energi Nasional Jangka Panjang Disiapkan”, Kompas, 7 Maret 2012.

Mubyarto (1988), Sistem dan Moral Ekonomi Indonesia, Pustaka LP3ES, Jakarta.

Muntoha (2009), Demokrasi dan Negara Hukum, J. Hukum, Vol. 16 No. 3, 384-385.

Nurjaya, IN., (2008), Pengelolaan Sumberdaya Alam dalam Perspektif Antropologi Hukum, Prestasi Pustaka Publisher, Jakarta.

Oxford (2005), Oxford Learner’s Pocket Dictionary, Oxford University Press.

Palguna, IDG., (2008), Mahkamah Konstitusi, Judicial Review, dan Welfare State, Sekjen MK, Jakarta.

Radhie, TM., (1987), “Pembangunan Hukum Nasional dalam Perspektif Kebijakan”, Makalah Seminar Hukum FH UII, Yogyakarta.

Rahardjo, S., (2007), Mendudukkan UUD: Suatu Pembahasan dari Optik Ilmu Hukum Umum, Badan Penerbit Undip, Semarang.

Rahardjo, S., (2008), Negara Indonesia yang Membahagiakan Rakyatnya, Genta Press, Yogyakarta.

Rahardjo, R., (2009), Membangun dan Merombak Hukum Indonesia, Genta, Yogyakarta.

Rosadi, O., (2010), Inkorporasi Prinsip Keadilan Sosial dalam Pembentukan Undang-Undang Kehutanan dan Undang-Undang Pertambangan Periode 1967-2009, Disertasi, PDIH UI, Jakarta.

Rosadi, O., (2012), Quo Vadis Hukum, Ekologi, dan Keadilan Sosial, Thafa Media, Yogyakarta.

Sambodo, MT., “Konsistensi Kebijakan Energi Nasional”, Kompas, 18 Desember 2007.

Samekto, A., (2008), Kapitalisme, Modernisasi, dan Kerusakan Lingkungan, Genta Press, Yogyakarta.

Samekto, A., (2012), Ilmu Hukum dalam Perkembangan Pemikiran Menuju Post-Modernisme, Indept Publishing, Lampung.

Santoso,A., (2014), Hukum, Moral, dan Keadilan, Sebuah Kajian Filsafat Hukum, Kencana, Jakarta.

Sidharta, BA., (tt) “Filsafat Pancasila”, Makalah.

Silalahi, MD., (2000), Perkembangan Hukum Lingkungan Indonesia: Tantangan dan Peluang, Pidato Guru Besar, FH Unpad, Bandung.

Tamanaha, BZ., (2006), A General Jurisprudence of Law and Society, Oxford University Press.

Winarno, B., (2009), Pertarungan Negara vs Pasar, Merdpress, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v12no1.1146

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum (ISSN Online: 2477-6238 | ISSN Print: 1978-5186) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.