ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP KEJAHATAN PENIPUAN DENGAN MODUS PEMALSUAN IDENTITAS

Agus Setiawan, Eddy Rifai, Damanhuri Warganegara
Sari Views : 5 | PDF Downloads : 13

Sari


Penipuan dengan modus pemalsuan identitas merupakan tindak pidana yang cukup meresahkan, karena niat pelaku yang terencana dan tersusun rapi sehingga sulit untuk dilacak.Hal inilah yang membuat pemalsuan identitas diatur dan termasuk suatu tindakan pidana.Tindak pidana pemalsuan pada umumnya dilakukan oleh pelaku yang memiliki kewenangan dalam suatu kumpulan masyarakat, lembaga atau instansi dan organisasi pemerintahan.Pemalsuan terhadap tulisan atausurat terjadi apabila isinya atas surat itu yang tidak benar digambarkan sebagai benar.Kejahatan pemalsuan identitas diatas tidak hanya korban saja yang merasa dirugikan tetapi,nama yang dicatut oleh tersangkapun mengalami kerugian yang sama, peran pihak berwenang salah satu syarat penting dalam menanggulangi dan melakukan pencegahan terjadinya kejahatan penipuan dengan modus pemalsuan identitas di wilayah Polresta Bandar Lampung. Penulis skripsi ini mengunakan dua pendekatan masalah yaitu pendekatan secara yuridis normatif dan yuridis empiris.Sumber dan jenis data yang digunakan dalam penulisan proposal skripsi ini adalah data primer dan data skunder.Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi lapangan.Analisis data dilakukan secara kualitatif.Faktor-faktoryang menjadi penyebab pelaku melakukan kejahatan penipuan dengan modus pemalsuan identitas berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penunulis, yaitu: faktor ekonomi yaitu faktor paling utama faktor yang paling mendasari pelaku melakukan kejahatan penipuan dengan modus pemalsuan identitas untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang dilanda kemiskinan.Faktor lingkungan,lingkungan yang merupakan faktor yang membuat pelaku terdorong untuk melakukan kejahatan tersebut.Faktor pendidikan faktor ini memperlihatkan bahwa kurang pemahaman mengenai dampak hukum oleh pelaku dari apa yang dilakukannya. Faktor iseng dan coba-coba faktor ini yang menjadi awal sebab-musabab nya pelaku melakukan kejahatan penipuan, dengan berawal sesekali mencoba dan berhasil ini yang menyebabkan pelaku ketagihan.Faktor peranan korban, aktor ini menjadi sangat penting dalam kasus ini, karna kurang nya kewaspadaan korban yang mudah tegiur oleh iming iming pelaku membuat pelaku senang dan merasa berhasil sehingga mengulang kejahatan tersebut.Selanjutnya, faktor terakhir yang menjadi faktor pelaku melakukan kejahatan ini yaitu faktor minimnya tertangkap oleh pihak berwajib, kurangnyakepedulian masyarakat akan hal tesebut, sehingga pelaku kejahatan ini sulit untuk diungkap oleh aparat penegak hukum.Upaya penangulangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian tentang kejahatan penipuan dengan modus pemalsuan identitas berupa Mengadakan penyuluhan hukum kepada masyarakat Kota Bandar Lampung.Menyebar informasi berupa tulisan. Memberikan ceramah-ceramah agama kepada masyarakat. Berkerjasama dengan masyarakat.

Kata Kunci : Kriminologis, Penipuan, Pemalsuan Identitas


DAFTAR PUSTAKA

Achmad, Deni & Firganefi. 2016. Pengantar Kriminologi & Viktimologi. Bandar Lampung. Justice Publisher Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Lampung.

Alam, A. S. 2010. Pengantar Kriminologi. Makassar: Pustaka Refleksi.

Ali, Zainuddin. 2010. Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika.

Andi, Hamzah. 2008, Asas-Asas Hukum Pidana, Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Ananda. 2009, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: Kartika.

Atmasasmita, Romli. 2005. Definisi kriminologis, Bandung: Tarsito.

Bassar, Sudrajat. 1986. Tindak – Tindak Pidana Dalam KUHP. Jakarta: CV. Remaja Karya.

B.Simandjuntak, 1977. Pengantar kriminologi dan Patologi sosial, Bandung: Tarsito.

Gosita, Arief. 1983. Masalah Korban Kejahatan. Jakarta: Akademika Pressindo.

Kartini Kartono, 2001. Patologi Sosial, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Marzuki, Peter Mahmud. 2011. Penelitian Hukum, Jakarta: Kencana.

Mahadar, 2005. Viktiminisasi Kejahatan Terhadap Pertanahan, Jakarta: Laksbang Bessindo.

Moeljatno. 2008. Asas-asas hukum Pidana, Jakarta: Rineka Cipta.

Momon. Kartasaputra, 1981. Azas-azas kriminologi, Bandung: Remaja Karya Mustofa.

Muhammad. 2005. Kriminologi: Kajian Sosiologi Terhadap Kriminalitas, Prilaku Menyimpang, dan Pelanggaran Hukum, Jakarta: Fisip Universitas Indonesia Press.

- - - - - -. 2007. kriminologi, Jakarta, Fisip, Universitas Indonesia Press.

Nawawi Arief, Barda. 2010. Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Prenada Media Group.

Ridwan dan Ediwarman. 1994. Azas-azas Kriminologi, Universitas Sumatera Utara  Pers.

Santoso, Topo dan Eva Achjani Zulfa. 2012. Kriminologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Susanto I.S, 1991. Diklat Kriminologi Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang, Semarang.

Soekanto, Soerjono. 1983, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta, Universitas Indonesia Pers

Syani, Abdul. 1987. Sosiologi Kriminalitas, Bandung: Remaja Jaya.

Wahid, Abdul. 2002. Kriminologi dan Kejahatan Kontemporer, Malang. Lembaga Penerbit Fakultas Hukum Unismus

W.A. Bonger. 1962. Pengantar tentang Kriminologi. Jakarta: PT. Pembangunan

Saefudin, Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana, 2001. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Saleh, Roeslan, 1981. Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana. Jakarta:Angkasa


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.