Analysis of the Energy and Mineral Source Regulation in the Formulation of Job Creation Law (Omnibus Law)

DOI:

https://doi.org/10.25041/aelr.v1i2.2117

Abstract

This research is an analysis and evaluation of the Work Creation Omnibus Law. The intended Work Creation Act regulates many sectors, in this study an evaluation and analysis of the omnibus law in the energy and mineral resources sector is carried out as regulated and contained in paragraph five of the Work Creation Act. This has resulted in pros and cons and has become an issue of national law. The omnibus law method is not completely new to Indonesia. The substance of the omnibus law has been used in the legislative process in Indonesia. In terms of the formation Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government, it is a form of omnibus law. The type of research in this research is normative legal research, with the nature of prescriptive and applied research with the aim of evaluating and analyzing the energy and mineral resources sector regulations on the formation of the Work Creation Act.

Keywords:

Omnibus Law, Energy and Mineral Resources, Work Creation Act,

References

Abrar Saleng, 2004, Hukum Pertambangan, UII Press, Yogyakarta.

Badan Pembinaan Hukum Nasional, 2018, Analisis dan Evaluasi Hukum Terhadap Ketenagalistrikan, Jakarta: Pusat Analisis dan Pelaporan Hukum Nasional.

Bayu Dwi Anggon dalam Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia, 2019, Kajian Reformasi Regulasi di Indonesia: Pokok Permasalahan dan Strategi Penanganannya, PSHK: Jakarta.

Budiardjo Miriam, Dasar-Dasar Ilmu Politik, (Jakarta :PT. Gramedia Pustaka Utama, edisi revisi kedua, 2008.

Jimly Asshiddiqie, Perihal Undang-Undang di Indonesia, (Jakarta : Sekretariat Jendral Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2006).

Moh. Mahfud MD., Politik Hukum di Indonesia, (Jakarta: PT. Pustaka LP3ES Indonesia, 2001).

Muhammad A.S. Hikam, Partisipasi Masyarakat dalam Pembentukan Undang-undang, Bandung, Citra Aditya Bakti, 2005.

Ni Made Ari Yuliartini Griadhi dan Anak Agung Sri Utari, Partisipasi Masyarakat dalam Pembentukan Peraturan Daerah, Jurnal Kertha Patrika Vol. 33 No. 1, Januari 2008.

Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, (Jakarta: Prenada Media, 2005).

Satjipto Rahardjo, Ilmu Hukum, Citra Aditya Bakti: Bandung, 2012.

Sorjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum (Jakarta: UI-Press, 1986).

Agnes Fitryantica, Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan Indonesia melalui Konsep Omnibus Law, Jurnal Gema Keadilan, Volume 6, Edisi III, Oktober - November 2019.

Antoni Putra, Penerapan Omnibus Law dalam Upaya Reformulasi Regulasi, Jurnal Legislasi Indonesia, Volume 17 Nomor 1-Maret 2020.

Firman Freaddy Busroh, Konseptualisasi Omnibus Law dalam Menyelesaikan Permasalahan Regulasi Pertanahan, Jurnal Arena Hukum Volume 10, Nomor 2, Agustus 2017.

Indah Dwi Qurbani, Raphael J. Hefron, Arial Thoriq, The Extractive Industries and Society, https://doi.org/10.1016/j.exis.2020.11.017.

Indah Dwi Qurbani, Urgensi Pembentukan Peraturan Daerah tentang Pertambangan Mineral di Provinsi Jawa Timur, Arena Hukum, Volume 13, Nomor 2, Agustus 2020.

Undang-Undang Dasar Tahun 1945;

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja;

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 136, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4152); Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 217, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5585);

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 133, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5052).

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 4, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4959) dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020;

Downloads

Download data is not yet available.
Total Abstract Views: 52 | Total Downloads: 16

Downloads

Authors

  • Indah Dwi Qurbani Faculty of Law, Universitas Brawijaya Malang, Indonesia
  • Muhammad Rafid Zuhdi Faculty of Law, Universitas Brawijaya Malang,

Published

2020-12-23

Issue

Section

Artikel