Agricultural Land Pawning as a Social Institution in Wono Agung Village Tulang Bawang District
DOI:
https://doi.org/10.25041/aelr.v5i1.3437Abstract
Agricultural land pawning, as outlined in Law No. 56/1960 on the Determination of Agricultural Land Area, is characterized as a collateral transaction where agricultural land is mortgaged or pledged. Social institutions can play a key role in this process, acting as facilitators for loan provisions against land collateral and helping to evaluate and understand the motivations behind agricultural land pawning. This research adopts an empirical normative approach to assess the practice. The findings reveal that agricultural land pawning in Wono Agung Village is conducted in two principal manners: verbally and in writing, aligning with the stipulations of Article 7 of Law Number 5 of 1960. The residents of Wono Agung Village typically engage in pawning their agricultural land for several reasons, including the need for capital, education expenses, expansion of agricultural land, general economic difficulties, and other urgent necessities. Challenges in the implementation of agricultural land pawning arise from issues involving both the pawn recipients and the landowners. Despite these obstacles, agricultural land pawning functions effectively as a social institution, offering a viable solution to the economic struggles faced by the villagers. These social institutions play a pivotal role in enhancing the welfare and economic conditions of the agricultural community in Wono Agung Village.
Keywords:
Practice, Agricultural Land Pawn, Social InstitutionReferences
Arifin, Bustanul. “Pembangunan Pertanian Paradigma Kebijakan dan Strategi Revitalisasi.” Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. (2015).
H., Mintzberg. Managing. San Francisco: Berrett Koehler, 2009.
Harsono, Boedi. Hukum Agraria Indonesia. Jakarta: Djambatan, 2008.
Indriani, Dwi. “Tinjauan Yuridis Tehadap Pelaksanaan Gadai Tanah Pertanian di Desa Bonto Marannu Kabupaten Bantaeng.” (2021).
Lastriyah. “Analisis Praktik Gadai Tanah Pertanian Sistem Oyotan di Desa Ngemplak Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang.” Magelang. (2020).
Sandiyoga, Septi Wahyu. “Efektivitas Peraturan Walikota Makassar Nomor 64 Tahun 2011 tentang Kawasan Bebas Parkir di Lima Ruas Bahu Jalan Kota Makassar.” (2015)
Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007.
Santoso, Urip. Hukum Agraria dan Hak-Hak Atas Tanah. Kencana, 2005
Soemardjan, Selo dan Soelaeman Soemardi. Setangkai Bunga Sosiologi. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1964.
Sumarja, FX, dkk. Buku Ajar Pengantar Hukum Agraria. Lampung: Fakultas Hukum Universitas Lampung, 2020.
Muhammad, Abdulkadir. Hukum dan Penelitian Hukum, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2004.
Azizah, Siti Nur. "Tinjauan Hukum Islam Terhadap Gadai Tanah di Dusun Dongmaron Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo." PhD diss., IAIN Ponorogo, 2021.
Fibrianti, Riska. "Kedudukan Hukum Objek Jaminan Sertipikat Hak Milik Yang Diambil Alih Oleh Kreditor (AYDA) Sebagai Badan Hukum Dengan Akta De Command." Syiar Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 18, no. 1 (2020): 83-114.
Ganindha, Ranitya. "Urgensi pembentukan kelembagaan bank tanah sebagai alternatif penyediaan tanah bagi masyarakat untuk kepentingan umum." Arena Hukum 9, no. 3 (2016): 442-462.
Hindi, Anwar. Sitti Rahmah. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Gadai Sawah Tanpa Batas Waktu di Desa Barumbung Kecamatan Matakali,” Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Sosial Budaya Islam Vol. 4, No. 2. (2019).
Nurzamzam, Nurzamzam. "Analisis Terhadap Pelaksanaan Gadai Tanah Menurut Ketentuan Pasal 7 Undang-Undang No. 56 Prp Tahun 1960 Tentang Penetapan Luas Tanah Pertanian." Borneo Law Review 1, no. 2 (2017): 197-207.
Ramadwika, Risman. "Perlindungan lahan pertanian pangan menurut Undang-undang cipta kerja dan konsepsi Islam." Bachelor's thesis, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2023.
Rosalina, Iga. “Efektivitas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan Pada Kelompok Pinjaman Bergulir di Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan.” Jurnal Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat Vol. 01 no. 01. (2017)
Umam, Sayid Hidayatul. "Nalar Fikih Imam Al-Mawardi Tentang Konsep IQTA’Korelasinya Dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria." PhD diss., Universitas Islam Indonesia, 2022.
Yarlina Yacoub and Hana Mutiaradina, “Analisis Kesejahteraan Petani dan Kemiskinan Perdesaan di Indonesia,” Prosiding Seminar Akademik Tahunan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (2017).
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright
Copyright (c) 2024 by the Auhtor(s) Published by Development Centre Research of Law and Scientific Publication on behalf of the Faculty of Law, Universitas Lampung
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




