Environmental Management Strategy in the Golden Era of the Poboya Village Mining Area, Mantikulore District, Palu City
DOI:
https://doi.org/10.25041/aelr.v7i1.4592Abstract
Artisanal gold mining in Poboya Village, Mantikulore District, Palu City, poses significant environmental risks due to the continued use of mercury in gold processing. Mercury contamination has degraded land and water quality and threatens public health, revealing weaknesses in both mining practices and the legal framework governing artisanal mining. This study analyzes deficiencies in artisanal mining regulations and examines the normative conflict between community and corporate mining permits within Indonesia's licensing system. It employs normative legal research using statutory, conceptual, and case approaches, drawing on mining and environmental legislation, including regulations on People's Mining Areas (WPR), supported by secondary legal sources. The findings reveal regulatory weaknesses, including unclear provisions, poor legal harmonization, and ineffective oversight. Conflicts between community and corporate mining permits create legal uncertainty and undermine environmental protection. Strengthening the legal framework through regulatory harmonization, improved WPR regulations, and more effective oversight and law enforcement is therefore essential to promote equitable, sustainable mining governance and legal certainty.
Keywords:
environmental management, traditional gold mining, mercury, Poboya, environmental policy, penta-helixDownloads
References
Abdulmannan Rouhani, Jeff Skousen, Filip Tack. “Tinjauan Umum Pencemaran Tanah dan Strategi Remediasi di Wilayah Pertambangan Batubara.” Minerals . Vol. 13, No. 8, 2023. DOI: 10.3390/min13081064
achmatika Lestari dan Zuhrizal Fadhly, “Formulasi Kebijakan Reklamasi Tambang Berbasis Agroforestri: Analisis Hukum Lingkungan Hidup Berkelanjutan di Aceh Barat,” Jurnal Hukum Lingkungan Hidup dan Keberlanjutan 2, No. 1 (2025): 45–60, DOI: 10.36563/t4cyz657.
Ahmad Jazuli, “Natural Resource Governance and Community Rights in Indonesia,” Journal of Indonesian Legal Studies, Vol. 8, No. 1 (2023), hlm. 97–115, DOI: 10.15294/jils.v8i1.62471.
Angga Kurniawan, Abdul Madjid, dan Istislam, “Merekonstruksi Kerangka Hukum untuk Jaminan Reklamasi Pasca Pertambangan dan Keadilan Ekologis,” Jurnal Konstitusionalisme Indonesia 10, No. 3 (2025): 425–443, DOI: 10.26623/jic.v10i3.12779.
Angga Kurniawan, dkk., “Rekonstruksi Hukum Pascatambang untuk Keadilan Ekologis,” Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 51 No. 3 (2022).
Ardi Winarta, Abdul Gani Ahmad, Rezki Awalia, Fatimatuzzahra. “Eksistensi Tempat Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse Dan Recycle) Di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.” Jurnal Pengelolaan Lingkungan Kota . Jil. 3, No.2, 2024. DOI : 10.22487/peweka.v3i2.36
Davide Baroni, Stefania Ancora, J. Franzaring, S. Loppi, F. Monaci. “Analisis Lingkaran Pohon untuk Merekonstruksi Kontaminasi Merkuri Atmosfer di Lokasi Pertambangan Bersejarah.” Frontiers in Plant Science . Vol. 14, 2023. DOI: 10.3389/fpls.2023.1260431
Derita Prapti Rahayu dan Faisal, “Eksistensi Pertambangan Rakyat Pasca Pemberlakuan Perubahan Undang-Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara,” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 3, No. 3 (2021): 337–353, DOI: 10.14710/jphi.v3i3.337-353.
Derita Prapti Rahayu dan Faisal, “Eksistensi Pertambangan Rakyat Pasca Pemberlakuan Perubahan Undang-Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara,” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 3, No. 3 (2021): 337–353, DOI: 10.14710/jphi.v3i3.337-353.
Dwi Prilmilono dan Ahmad Zuhairi, “Konsep Hukum Pertambangan Rakyat (Studi di Kabupaten Lombok Barat),” Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan 4, No. 1 (2016): 179–191, DOI: 10.29303/ius.v4i1.421.
Dwi Prilmilono dan Ahmad Zuhairi, “Konsep Hukum Pertambangan Rakyat (Studi di Kabupaten Lombok Barat),” Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan 4, No. 1 (2016): 179–191, DOI: 10.29303/ius.v4i1.421
Ferra Murati, Siti Komariyah, dan Wahyu Hidayat, “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Usaha Pertambangan Rakyat,” Jurnal Teknik Pertambangan 23, No. 2 (2023): 53–57, DOI: 10.36873/jtp.v23i2.10487.
Ferra Murati, Siti Komariyah, dan Wahyu Hidayat, “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Usaha Pertambangan Rakyat,” Jurnal Teknik Pertambangan 23, No. 2 (2023): 53–57, DOI: 10.36873/jtp.v23i2.10487.
Johnny Ibrahim, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif (Malang: Bayumedia Publishing, 2006), hlm. 295–302.
Laporan WALHI Sulawesi Tengah, Dampak Pertambangan Emas Poboya terhadap Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat (Palu: WALHI Sulteng, 2022).
Lifking Novian Kandow, Ronny A. Maramis, dan Emma V. T. Senewe, “Penegakan Hukum terhadap Pencemaran Lingkungan Akibat Kegiatan Pertambangan Rakyat,” Supremasi 16, No. 2 (2021): 187–201, DOI: 10.26858/supremasi.v16i2.21198.
M. Ilham Fajar dan Siti Kotijah, “Environmental Governance in Natural Resource Management,” Jambura Law Review, Vol. 5, No. 2 (2023), hlm. 215–228, DOI: 10.33756/jalrev.v5i2.18456
Muhamad Azhar dan Siti Kotijah, “Keadilan Penguasaan Sumber Daya Alam dalam Pengelolaan Pertambangan Rakyat di Indonesia,” Jurnal Bina Mulia Hukum 7, No. 1 (2022): 1–17, DOI: 10.23920/jbmh.v7i1.358.
Muhammad Nuriman, Sigit Sapto Wibowo, Rezekikasari Rezekikasari, Leony Agustine, Tia Setiawati. “Evaluasi Bio-Reklamasi Lahan Bekas Tambang Emas: Kondisi Pengelolaan Tanah Sebelum dan Pasca Reklamasi.” Jurnal Berkala Tanah . Jil. 25, No.3, 2025. DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9519
Muhammad Rusli M., Nanda Febriani Mandala, A. Abdullah, MDT Musa, Sandra Sandra, Badaruddin Badaruddin. “Model Sebaran Limbah Merkuri Menggunakan Metode Geolistrik Di Kawasan Pertambangan Emas Rakyat Poboya Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah.” Jurnal Pendidikan Sains dan Biologi . Jil. 5, No.1, hlm. 11661, 2024.DOI: 10.31315/psb.v5i1.11661
Muhammad Rusli M., Nanda Febriani Mandala, A. Abdullah, MDT Musa, Sandra Sandra, Badaruddin Badaruddin. “Model Sebaran Limbah Merkuri Menggunakan Metode Geolistrik Di Kawasan Pertambangan Emas Rakyat Poboya Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah.” Jurnal Pendidikan Sains dan Biologi . Jil. 5, No.1, hlm. 11661, 2024.DOI: 10.31315/psb.v5i1.11661
Mutpaina, Adam Malik, Hamzari, Ida Arianingsih, Misrah. “Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Lahan Permukiman Kecamatan Mantikulore Kota Palu Sulawesi Tengah.” Seminar Nasional Pengelolaan Permukiman dan Perkotaan . Jil. 6, No.1, hlm. 1869, 2025.DOI: 10.47687/snppvp.v6i1.1869
Nining Hapsari, dkk., “Implementasi Kebijakan Pertambangan Rakyat di Poboya,” Jurnal Administrasi Publik, Vol. 12 No. 1 (2021).
Nining Hapsari, Irwan Waris, dan Muh. Nur Alamasyah, “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Pertambangan Minerba di Kelurahan Poboya Kecamatan Mantikulore Kota Palu,” Cendekia: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah 1, No. 5 (2024): 240–253, DOI: 10.62335/er90st86.
Nining Hapsari, Irwan Waris, Nur Alamasyah. “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Pertambangan Minerba di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore Kota Palu.” Jurnal Evaluasi Regulasi . Jil. 90, No.2, 2024. DOI: 10.62335/er90st86
Nining Hapsari, Irwan Waris, Nur Alamasyah. “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Pertambangan Minerba di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore Kota Palu.” Jurnal Evaluasi Regulasi . Jil. 90, No.2, 2024. DOI: 10.62335/er90st86
Nurul Qamar dan Syamsuddin Muchtar, “Environmental Law Enforcement in Mining Activities: Indonesian Perspective,” Substantive Justice International Journal of Law, Vol. 6, No. 1 (2023), hlm. 45–62, DOI: 10.33096/substantivejustice.v6i1.235.
Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum (Jakarta: Kencana, 2017), hlm. 133–136.
Philipus M. Hadjon, Pengantar Hukum Administrasi Indonesia (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2011), hlm. 45–47; lihat juga Brian Z. Tamanaha, A General Jurisprudence of Law and Society (Oxford: Oxford University Press, 2001).
Rahayu Prasetianingsih, “Ecological Regulation and Sustainable Mining Policy,” Lex Scientia Law Review, Vol. 7, No. 1 (2023), hlm. 65–84, DOI: 10.15294/lesrev.v7i1.65732
Ririn Hanri Esta BR Matondang, D. Hermon, Iswandi Umar, Nurhasan Syah, E. Barlian. “Reklamasi Berkelanjutan Lokasi Penambangan Emas: Analisis Bibliometrik Tren Penelitian dan Evolusi Pengetahuan (2000-2024).” Tinjauan Internasional Multi-Paradigma . 2025. DOI: 10.31893/multirev.2026274
Rizal Nugroho, “Konsep Integrasi Kebijakan Pengelolaan Pertambangan Perspektif Pluralisme Hukum di Indonesia,” Masalah-Masalah Hukum 48, No. 4 (2019): 402–410, DOI: 10.14710/mmh.48.4.2019.402-410.
Salim HS, Hukum Pertambangan di Indonesia (Jakarta: Rajawali Pers, 2012), hlm. 98–102.
Siti Kotijah, “Pertambangan Rakyat dan Perlindungan Lingkungan dalam Perspektif Hukum,” Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, Vol. 7 No. 2 (2020).
Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum (Jakarta: UI Press, 2014), hlm. 52–55.
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara; lihat juga analisis kritis dalam Ahmad Redi, Hukum Pertambangan di Indonesia (Jakarta: Rajawali Pers, 2014).
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara; Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup; Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup; serta United Nations Environment Programme (UNEP), Global Mercury Assessment (2019).
Lifking Novian Kandow, Ronny A. Maramis, dan Emma V.T. Senewe, “Penegakan Hukum terhadap Pencemaran Lingkungan Akibat Kegiatan Pertambangan Rakyat,” Supremasi 16, No. 2 (2021): 187–201, DOI: 10.26858/supremasi.v16i2.21198
Dwi Prilmilono dan Ahmad Zuhairi, “Konsep Hukum Pertambangan Rakyat (Studi di Kabupaten Lombok Barat),” DOI: 10.29303/ius.v4i1.421.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 by the Auhtor(s) Published by Development Centre Research of Law and Scientific Publication on behalf of the Faculty of Law, Universitas Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




