PERSPECTIVE OF RELIGIOUS JUSTICE IN THE FORMULATION OF PENAL REFORM

DOI:

https://doi.org/10.25041/cepalo.v5no1.2240

Abstract

The perspective of justice from law enforcement is only on the law’s guidance, not based on God’s guidance that prioritizes substantive justice. The idea of religious justice contained in the renewal of criminal law there is Article 53 paragraph (2), with the provision reads in considering the establishment of law and justice as referred to in paragraph (1) there is a conflict that can not be met, the judge must prioritize justice. The recommendations are stated because the explanation of Article 53 paragraph (2) says that justice and legal certainty are two legal objectives that are often not in line with each other and difficult to avoid in legal practice. A rule of law that meets more legal certainty demands, the more likely aspects of justice are urged. Metode research used in this study is normative research, namely research on library materials that are essential data that is classified as secondary data that rests on data collection tools similar to literature studies or document studies. The results showed that if in the application of concrete events, justice and legal certainty are mutually urgent, then the judge, as far as possible, prioritizes justice over legal certainty. Religious Justice that exists in the value of Pancasila formulated into the renewal of criminal law justice contains a demand that people treat others following their rights and obligations. The treatment is not indiscriminate or compassionate; instead, everyone is treated equally under their rights and responsibilities.

Keywords:

Justice, Religious, Penal Reform

References

Ali, Mahrus. “FONDASI ILMU HUKUM BERKETUHANAN: ANALISIS FILOSOFIS TERHADAP ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI”, Pandecta 11, no. 2. (2016): 124-135, DOI: 10.15294/pandecta.v11i2.7844.

Anwar, Reski. “ANALISIS KOMPARATIF SANKSI TINDAK PIDANA PADA HUKUM PIDANA ISLAM DENGAN HUKUM POSITIF”, Asy-Syar’iyyah 3, no. 2, 2018: 23-46, DOI: 10.32923/asy.v3i2.770

Ariyanti, Vivi. “PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA YANG BERKEADILAN GENDER DALAM RANAH KEBIJAKAN FORMULASI, APLIKASI, DAN EKSEKUSI”. Halu Oleo Law Review 3, no. 2, 2019: 178-195, DOI: 10.33561/holrev.v3i2.8654. 181

Erfandi. “IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PEMBANGUNAN SISTEM HUKUM PIDANA DI INDONESIA” Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1, no. 1, 2016: 23-32, DOI: 10.17977/jippk.v1i1.5933.

Faisal, Rustamaji. “PERSPEKTIF HUKUM PIDANA DALAM POLEMIK PENGAJUAN SUMPAH ADVOKAT: TELAAH PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 35/PUU XVII/2018 ATAS SURAT KETUA MAHKAMAH AGUNG RI NOMOR 73/KMA/HK.01/IX/2015”, Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 27, no. 3, 2020: 458-450, DOI: 10.20885/iustum.vol27.iss3.art2

Faisal. “MEMBANGUN POLITIK HUKUM ASAS LEGALITAS DALAM SISTEM HUKUM PIDANA INDONESIA”, Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 21, no. 1, 2014: 81-95, DOI : 10.20885/iustum.vol21.iss1.art5.

Farikhah, Mufatikhatul, “KONSEP JUDICIAL PARDON (PEMAAFAN HAKIM) DALAM MASYARAKAT ADAT DI INDONESIA”, Jurnal Media Hukum 25, no. 1, 2018: 81-92, DOI: 10.18196/jmh.2018.0104.81-92

Khasan, Moh. “PRINSIP-PRINSIP KEADILAN HUKUM DALAM ASAS LEGALITAS HUKUM PIDANA ISLAM”, Jurnal RechtsVinding 6, no. 1, 2017: 109–124, DOI: 10.33331/rechtsvinding.v6i1.133.

Maulidah, K., Jaya, N. S. P. "KEBIJAKAN FORMULASI ASAS PERMAAFAN HAKIM DALAM UPAYA PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA NASIONAL," Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 1, no. 3, 2019: 281-293, DOI: 10.14710/jphi.v1i3.281-293.

Muhammad. “BIOMIJURIDIKA: PEMIKIRAN ILMU HUKUM PIDANA BERKETUHANAN DARI BARDA NAWAWI ARIEF”, Undang: Jurnal Hukum 2, no. 1, 2019: 193-223, DOI: 10.22437/ujh.2.1.193-223.

Putri, Yulita Damar., Putri, Ni Putu M. E Purwani, Sagung. “URGENSI PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA”. Kertha Wicara : Journal Ilmu Hukum 9, no. 8, 2020: 1-13.

Rahayu, Derita Prapti. “AKTUALISASI PANCASILA SEBAGAI LANDASAN POLITIK HUKUM INDONESIA”, Yustitia 4, no. 1, 2015: 190-202, DOI: 10.20961/yustisia.v4i1.

Satria, Hariman. “RESTORATIVE JUSTICE: PARADIGMA BARU PERADILAN PIDANA”. Jurnal Media Hukum 25, no. 1, 2018: 111-123, DOI: 10.18196/jmh.2018.0107.111-123

Tongat. “PANCASILA SEBAGAI DASAR FALSAFAH NEGARA DAN MAKNA FILOSOFISNYA DALAM PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA NASIONAL”, Masalah-masalah Hukum 41, no. 3, 2012: 399-406, DOI: 10.14710/mmh.41.3.2012.399-406.

Utama, Tody Sasmitha Jiwa. “HUKUM YANG HIDUP DALAM RANCANGAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP): ANTARA AKOMODASI DAN NEGASI”, Masalah-Masalah Hukum 49, no. 1, 2020: 14-25, DOI: 10.14710/mmh.49.1.2020.14-25.

Wahyuningsih, Sri Endah. “URGENSI PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA MATERIEL INDONESIA BERDASARKAN NILAI–NILAI KETUHANAN YANG MAHA ESA”. Jurnal Pembaharuan Hukum 1, no. 1, 2014: 17-23, DOI: 10.26532/jph.v1i1.1457

Yudianto, Otto. “KARAKTER HUKUM PANCASILA DALAM PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA INDONESIA”, DIH: Jurnal Ilmu Hukum 12, no. 23, 2016: 35-44, DOI: 10.30996/dih.v12i23.890.

Arief, Barda Nawawi. Beberapa Aspek Pengembangan Ilmu Hukum Pidana (Menyongsong Generasi Baru Hukum Pidana Indonesia). Semarang: Fakultas Hukum Universitas Diponegoro,1994.

Arief, Barda Nawawi. Ilmu Huku Pidana Integralistik (Pemikiran Integratif dalam Hukum Pidana). Semarang: Penerbit Pustaka Magister, 2015.

Arief, Barda Nawawi. Ilmu Hukum Pidana Integralistik (Pemikiran Integratif dalam Hukum Pidana). Semarang: Pustaka Magister, 2015.

Arief, Barda Nawawi. Kapita Selekta Hukum Pidana. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2003.

Arief, Barda Nawawi. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Penerbit Kencana, 2008.

Arief, Barda Nawawi. Pendekatan Keilmuan dan Pendekatan Religius Dalam Rangka Optimalisasi dan Reformasi Penegakan Hukum (Pidana) Di Indonesia. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2012.

Arief, Barda Nawawi. Pendekatan Keilmuan dan Pendekatan Religius Dalam Rangka Optimalisasi dan Reformasi Penegakan Hukum (Pidana) Di Indonesia. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011.

Faisal. Menerobos Hukum Positivisme. Yogyakarta: Rangkang-Education, 2010.

Faisal. Politik Hukum Pidana. Tangerang: Rangkang Education, 2020.

Hazairin, Demokrasi Pancasila, (Jakarta, Bina Aksara,1985),34, dalam Barda Nawawi Arief, Pendekatan Keilmuan dan Pendekatan Religius Dalam Rangka Optimalisasi dan Reformasi Penegakan Hukum (Pidana) Di Indonesia. Semarang: Universitas Diponegoro.

Muladi. Proyeksi Hukum Pidana Materiil Indonesia Di Masa Datang. Semarang: fakultas Hukum Universitas Diponegoro, 1990.

Soekanto, Soerjono., Mamudji, Sri Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.

Sudarto. Suatu Dilemma Dalam Pembaharuan Sistim Pidana Indonesia. Semarang: Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, 1979.

Academic Draft Draft Law on Criminal Code (KUHP).

Republic of Armenia Criminal

https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt55a26de809417/irah-irah--kepala-putusan-yang-bermakna-sumpah, Accessed on February 01, 2021.

Downloads

Download data is not yet available.
Total Abstract Views: 5 | Total Downloads: 7

Downloads

Authors

  • Reski Anwar Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Indonesia
  • Faisal Faisal Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Rio Amanda Agustin Universitas Bangka Belitung, Indonesia

Published

2021-04-15

Issue

Section

Artikel