THROUGH VILLAGE-OWNED BUSINESS AGENCIES, TOWARDS TOUGH TOURISM VILLAGE
DOI:
https://doi.org/10.25041/cepalo.v6no1.2582Abstract
The tourism sector's development is a crucial strategy for enhancing both local and global economies, harnessing the inherent potential of regions, particularly in tourism management. Given the rich tapestry of tourism and culture in Lampung province, there is a compelling need to transform designated areas into tourist villages through Village-Owned Enterprises (BUMDes). Such a transformation, rooted in local potential, demands community engagement and innovation to continually evolve these areas into thriving tourist destinations. This research investigates the trajectory of ecotourism development via BUMDes, focusing on Lampung Province, with a specific inquiry into achieving international competitiveness and responsible tourism practices. Employing a normative research methodology with a statutory approach, the analysis utilizes content analysis techniques. The findings underscore two key insights: firstly, empowering rural communities through BUMDes fosters welfare enhancement, aligning with broader development goals. Secondly, local community-driven BUMDes, supported by Pokdarwis (tourism awareness groups), catalyze tourism development, leveraging village contributions and donations. Failure to synergize tourism potential with BUMDes risks missing opportunities to showcase Lampung Province's rich cultural and ecotourism offerings on both national and international platforms.
Keywords:
Development, Ecotourism, Competitive, International, BUMDes, Tourism VillageReferences
Abdulkadir Muhammad, Hukum dan penelitian Hukum, (Bandung :Citra Aditya Bakti, 2004), 32
Maria Rosa Ratna Sri Anggraeni, Peranan Badan Usaha Milik Desa Pada Kesejahteraan
Mukti Fajar dan Yulianto Achmad, Dualisme Penelitian Hukum Normatif & Empiris, (Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2010), 34
Pariwisata tahun 2005-2011, ( Medan : Universitas Negeri Medan, 2012 ) h.1
Peter Mahmud Marzuki,Penelitian Hukum, (Jakarta Kencana Prenada Media Group, 2011), 35
Ramadana, C. B. (2013). Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai Penguatan Ekonomi Desa. Jurnal Administrasi Publik, 1(6), 1068-1076.
SM Situmorang, Objek wisata Kebun binatang Simalingkar B dalam kajian Sejarah
Soetrisno, Metodologi Research, (Yogyakarta, UGM, 1978), 49
A’inun, F., Hetty, K., & Rudi, S. D. (2015). Pengembagan desa wisata melalui konsep community based tourism. Prosiding KS : Riset & PKM. No 3 Vol 2, 34-38
Aditya Eka Trisnawati, Hari Haryono, and Cipto Wardoyo, “Pengembangan Desa Wisata Dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal,” Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan 3, no. 1 (2018): 29–33,
Astuti, M. T. (2014). Potensi Agrowisata dalam Meningkatkan Pengembangan Pariwisata. Jurnal Destinasi Pariwisata, 1(17), 51-57.Bahrum, B. (2013). Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi. Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 8(2), 35-45.
Basyuni, M., Bimantara, Y., Selamet, B., & Thoha, A. 2016. Identifikasi Potensi dan Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Abdimas Talenta 1(1): 31-38.
Berry Ziwista, “Pengelolaan Berbasis Community Based Tourism Pada Objek Wisata Air Panas Pawan Kabupaten Rokan Hulu Provisi Riau,” Jom Fisip 3, no. 2 (2016): 1–16.
Chintary, V. Q., & Lestari, A. W. (2016). Peran Pemerintah Desa Dalam Mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 5(2), 59-63
Dewi, M. H. U. (2013). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali. Jurnal Kawistara, 3(2), 117-226.
Dwi Perdana, Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism), Ilmu Komunikasi, vol. 8, 2019. 45
Fatmawati, E. N., Satiti, E. N., & Wahyuningsih, H. (2017). Pengembangan Potensi Desa Wisata Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Ponggok Kabupaten Klaten. Jurnal Pariwisata Indonesia, 11(2), 1-19.
Ferry Aryanto Padabain and Saptono Nugroho, “Implementasi Program Desa Wisata Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Mas, Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali,” Jurnal Destinasi Pariwisata 5, no. 2 (2018): 327.
Hayyuna, R. (2014). Strategi manajemen aset BUMDes dalam rangka meningkatkan pendapatan desa (studi pada BUMDes di desa Sekapuk kecamatan Ujungpangkah kabupaten Gresik). Jurnal Administrasi Publik, 2(1), 1-5.
Hijriati, E., Mardiana, R. 2014. Pengaruh Ekowisata Berbasis Masyarakat Terhadap Perubahan Kondisi Ekologi, Sosial, dan Ekonomi di Kampung Batusuhunan, Sukabumi. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan 2 (3) 146-159.
I Nyoman Gunarsa and Saptono Nugroho, “Peranan Masyarakat Banjar Kajeng, Desa Pemogan Dalam Pengelolaan Daya Tarik Ekowisata Tahura Ngurah Rai, Denpasar, Provinsi Bali,” Jurnal Destinasi Pariwisata 4, no. 2 (2016): 146..
Kasila, M., & Kolopaking, L. M. (2018). Partisipasi pemuda desa dalam perkembangan usaha BUMDes “tirta mandiri”. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (JSKPM), 2(1), 43-58.
Lalu Adi Permadi et al., “Peningkatan Kinerja Organisasi Kelompok Sadar Wisata Di Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah,” Jurnal.Lppm.Unram.Ac.Id/Index.Php/Jurnalpepadu 1, no. 1 (2020): 85–89.
Luthfi Nurwafi Fatchurrohman, “Institutional Entrepreneurship Pemuda Dalam Mengembangkan Pokdarwis Desa Wisata Nglanggeran,” Jurnal Studi Pemuda 4, no. 2 (2018): 281, https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.36813.
Masyarakat Pedesaan Studi Pada BUMDes Di Gunung Kidul, Yogyakarta ( Jurnal MODUS Vol.28 (2) : 155-157, 2016 )
Murwadji, T., Rahardjo, D. S., & Hasna. (2017). BUMDes Sebagai Badan Hukum Alternatif dalam Pengembangan Perkoperasian Indonesia. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 1(1), 1-18.
Nadir, S. (2013). Otonami Daerah dan Desentralisasi Desa : Menuju Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Politik Profesi. No 1 Vol 1
Nadir, S. (2013). Otonomi Daerah dan Desentralisasi Desa Menuju Pemberdayaan Masyarakat Desa. JPP (Jurnal Politik Profetik) 1(1), 1-21
Negoro, A. H. S. (2018). Inovasi BUMDes dalam pengelolaan potensi kewirausahaan masyarakat pesisir. Prosiding Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan IV, (154-162). Swiss-Belinn, Tunjungan-Surabaya.23
Nurmaulida Saragi and Abdullah Abdullah, “Peran Badan Usaha Milik Desa Dalam Pengelolaan Objek Wisata Di Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang,” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat 6, no. 2 (2020): 17,.
Nursetiawan, I. (2018). Strategi pengembangan desa mandiri melalui inovasi BUMDes. MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 4(2), 72-81.
P E Putrawan and D M J Ardana, “Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dalam Pengembangan Pariwisata Di Desa Munduk Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng,” Locus 11, no. 2 (2019): 40–54,.
Permadi et al., “Peningkatan Kinerja Organisasi Kelompok Sadar Wisata Di Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.” Vol, 1, no. No, 1 (2020): 85-89
Putra, “Peran Pokdarwis Dalam Pengembangan Atraksi Wisata Di Desa Wisata Tembi, Kecamatan Sewon-Kabupaten Bantul.” Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota Vol, 5, no. No, 3 (2013), 225
Putri, L. S. (2018). Kewenangan Desa dan Penetapan Peraturan Desa. Jurnal Legislasi Indonesia, 3(2), 161-175.
Ridlwan, M.A., Muchsin, S. Hayat. 2017. Model Pengembangan Ekowisata dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Indonesian Political Science Review 2 (2) 141-158
Rosa, “Peran Pokdarwis Tentang Desa Pariwisata,” Molucca Medica 11, no. April (2012): 13–45,.
Rozaki, A., & Rohaya, S. (2019). Memberdayakan desa melalui pariwisata berbasis BUMDes. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1-20.
Salain, M. S. P. D. (2015). Pengaturan City Hotel Berkarakter Chain Hotel sebagai Salah Satu Bentuk Usaha Jasa Pariwisata di Indonesia (Studi Kasus di Bali). Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 4(4), 783- 795.
Tanaya, D.R. 2014. Potensi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Daerah Rawa Pening, Kabupaten Semarang. Jurnal Teknik PWK 3(1) 71-81
Theofilus Retmana Putra, “Peran Pokdarwis Dalam Pengembangan Atraksi Wisata Di Desa Wisata Tembi, Kecamatan Sewon-Kabupaten Bantul,” Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota 9, no. 3 (2013): 225,
Utama, I G. B. R. dan Junaedi, I W. R., 2018. Program Kemitraan Masyarakat Desa Wisata Blimbingsari, Melaya, Jembrana, Bali, Jurnal Paradharma 2 (2) : 67-74
Widagdyo, K.G. 2017. Pemasaran, Daya Tarik Ekowisata dan Minat Berkunjung Wisatawan. Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen. 7 (2) 261-276
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright
Copyright (c) 2022 by the Auhtor(s) Published by Development Centre Research of Law and Scientific Publication on behalf of the Faculty of Law, Universitas Lampung
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





