PRACTICE OF INHERITANCE DISTRIBUTION CHILDREN BORN TO MARRIAGES BETWEEN SUNDA WIWITAN FAITH AND ISLAM

DOI:

https://doi.org/10.25041/cepalo.v10no1.5077

Abstract

Marriage between Muslims and adherents of the Sunda Wiwitan faith raises legal issues concerning the inheritance rights of children. This study uses empirical legal research based on primary data from interviews and secondary data from legislation, books, journals, and online sources. The research examines inheritance distribution among children born to Muslim fathers and Sunda Wiwitan mothers. The findings show that within the Sunda Wiwitan community, inheritance is distributed equally among children from the father’s estate in the presence of ais pangampih as witnesses. In contrast, Islamic law holds that children born from a marriage not recognized as valid under Islamic law do not have legal lineage to the father in inheritance matters. Current inheritance practices in interfaith marriages therefore conflict with the Receptie in Exit theory in Islamic legal thought, which requires Muslims to follow Islamic legal principles rather than the customary rules of the Sunda Wiwitan belief system. Keywords: Marriage, Inheritance, Islamic Law, Sunda Wiwitan Faith.

Keywords:

Marriage, Inheritance, Islamic Law, Sunda Wiwitan Faith

Downloads

Download data is not yet available.
Total Abstract Views: 0 | Total Downloads: 0

References

Abdul Ghofur Anshori, Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia, Yogyakarta : Gadjah Mada University Press, 2012.

Bambang Daru Nugroho dan Hazar Kusmayanti, Hukum Adat Sebagai Budaya Kearifan Lokal Di Indonesia, Bandung : Unpad Press, 2021.

Eman Suparman, Hukum Waris Indonesia Dalam Perspektif Islam adat dan BW, Bandung: Refika Aditama, 2005.

Hazairin, Tujuh Serangkai tentang Hukum,Jakarta: Bina Aksara, 1981

Mohammad Daud Ali Hukum Islam, Jakarta : Grafindo Pustaka, 1998.

Mochtar Kusumaatmadja, Hukum Masyarakat dan Pembinaan Hukum Nasional, Bandung: Bina Cipta, 1976.

Sirman Dahwal, Hukum Perkawinan Beda Agama Dalam Teori Dan Praktiknya Di Indonesia, Bandung : Bandar Maju, 2017.

Mohammad Daud Ali Hukum Islam, Jakarta : Grafindo Pustaka, 1998.

Pangeran Djatikusumah, Hukum Adat Sunda Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan Kuningan, Cigugur, 2018.

Ahmad Atabik dan Khoridatul Mudhiiah, “Pernikahan Dan Hikmahnya Dalam Perspektif Hukum Islam”, Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam .5, No.2, (2014): DOI: http://dx.doi.org/10.21043/yudisia.v5i2.703.

Anita Fitriani, “Status Anak Hasil Zina Orang TUa Sebelum Menikah Menurut Islam dan Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia”, Jurnal Al-Ghara 2, No. 1, (2023).

Abdul Rahim, Gasim Yamani dan Suhri Hanafi, “Teori-Teori Berlakunya Hukum Islam di Indonesia”, Jurnal Kajian Islam dan Intergrasi Ilmu di Era Society 5.0 KIIES 3, No.1,(2024).

Ahmad Muttaqien, “Sprilitualitas Agama Lokal”, Jurnal Al-Adyan VIII, No.1, (2013), DOI: https://doi.org/10.24042/ajsla.v8i1.528

Ahmad Aldo Septian dan Al-Qodar Purwo Sulistyo, “Hak Waris Anak Dari Perkawinan Beda Agama”, morality: Jurnal Ilmu Hukum 9, No.2, (2023), DOI: http://dx.doi.org/10.52947/morality.v9i2.354.

Bambang Daru Nugroho, (et.al), “Sosialisasi Hukum Waris Adat Sunda Dalam Penegakan Hukum Keluarga di Kecamatan Darmareja Kabupaten Sumedang”, Jurnal Kumawula Pengabdian Kepada Masyarakat, 4, No.3 , (2021): 504. DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i3.34454

Benny Sultan, “The Contributions of Islamic and Institutions to Modern in Indonesian”, Jurnal Pagaruyung, 7, No.1, (2023), DOI: https://doi.org/10.31869/plj.v7i1.4567

Dahlia Haliah Ma’u, (et.al), “Interfaith Marriage Innvolving Muslim in Indonesia: Legal Pluralism and Maqasid Al-Shari’ah Perspective”, Al-Ahkam: Jurnal Syariah dan Hukum 10, No.2, (2025): 155, DOI: https://doi.org/10.22515/alahkam.v10i2.11069

Delfina Gusman dan Sri Arnetti, “Makna Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sebagai Cita Hukum”, Jurnal of Swara Justicia, 7, No.2, (2023): 840. DOI: 10.31933/UJSJ.V7I2.385

Deni Purnama dan Dhiauddin Tanjung, “Islam dan Perlindungan Hak Anak: Tinjauan Fikih Terhadap Nasab Anak di Luar Nikah”, Jurnal Al-Maslahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 12, No.1, (2024), DOI: 10.30868/am.v12i01.6545

Dede Parsaroan Damanik, (et.al), “Peran Ideologi Pancasila dan Meningkatkan Wawasan Kebangsaan di SMA-SMK Swasta Yapim Taruna Sei Rotan”, Jurnal Pengabdian Masyarakat Maju Uda, 4, No.1, (30 April, (2023),. DOI: http://dx.doi.org/10.46930/pkmmajuuda.v4i1.3866

Depri Liber Sonata, “Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris: Karakteristik Khas dari Metode Meneliti Hukum”, Jurnal fiat Justicia .8, No.1, (2014), DOI: https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1.283.

Dwi Rachma Febriany, “Harmonisasi Agama dan Etnis Dalam Komunitas Sunda Wiwitan (Studi Kasus: Agama Islam dan Etnis Sunda Wiwitan di Kampung Adat Urug)”, Jurnal IJSED 3, no.2, (2021): 89. Doi: https://doi.org/10.52483/ijsed.v3i2.46

Febi Dwi Anggaraeni dan Rakhmat Hidayat, “Strengtehening Identities as Coping Strategy Among Sunda Wiwitan Community”, Indonesian Journal of Sociology, Education and Developmet, 2, no.2 (2020): 77. DOI: https://doi.org/10.52483/ijsed.v2i2.27

Gisca Nur Assyafira, “Waris Berdasarkan Hukum Islam di Indonesia, Jurnal Al-Maslahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 8, no.1, (2020),. DOI 10.30868/am.v8i1.771

Haniah Ilhami, “Kontribusi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya Dalam Hukum Keluarga Islam di Indonesia”, Jurmal Mimbar Hukum 30, No.1, (2018), DOI : http://doi.org/10.22146/jmh.29048.s

Muhammad Rifqi Rafi Drajat dan Vidya Khairina Utami, “Perkawinan Beda Agama Pada Penghayat Kepercayaan Sunda WIwitan Ditinjau Dari Hukum Islam dan Undang-Undang”, Jurnal Surya Kencana: Dinamika Hukum dan Kedilan 14, No.1, (2023), DOI: https://doi.org/10.32493/jdmhkdmhk.v14i1.29501.

M. Hajir Susanto, (et.al), “Kedudukan Hak Keperdataan Anak Luar Kawin Perspektif Hukum Islam”, Jurnal Justisi, 7, No.(2021): 116. DOI: 10.33506/js.v7i2.1349

M. Thahir Maloko, (et.al), “Analyszing the Prohibition of Interfaith Marriage in Indonesia: Legal, Religious, and Human Rights”, Cogent Social Sciences 10, No.1, (2024): 1, DOI: https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2308174

Muhammad Andri Primadhani Yunanto, “Keabsahan Perkawinan Yang Dilakukan oleh Masyarakat Adat Suku anak Dalam Setelah Berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan )Studi Kasus di Bukit Dua Belas Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi)”, Jurnal Legitatium, 1, No.1 ,(2020), Doi https://ejournal2. undip.ac.id/index.php/index

M. Yakub Aiuyub Kadir and Fachrian Rizki, “Interfaith Marriage in Indonesia: a Critique of Court Verdicts”, Yuridika Journal Universitas Airlangga 38, No.1, (2023): 171, DOI: https://doi.org/10.20473/ydk.v38i1.38099

Nisa Khoerunnisa dan Rendi Wandani, “Relasi Gender Menurut Masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) Sunda Wiwitan di Susuru, Kabupaten Ciamis”, Jurnal JIPP, 1, No.1, ( 2024), DOI: 10.37058/jipp.v10i1.10566

Nurjannah, Lomba Sultan dan Fatmawati, “Teori-Teori Pemberlakuan Hukum Islam di Indonesia”, Jurnal Madani Multidisipline, 1, No.11,(2023), DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.10370694

Rahmad Setyawan, (et.al), “Analisis Perbandingan Pembagian Hak Waris Menurut Hukum Islam dan Hukum Adat Serta Implementasinya Dalam Praktik Hukum di Masyarakat Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk”, Jurnal Online Mahasiswa Hukum Tata Negara 2, no.2, (2024)

Sartika Intaning Pradhani, “Pendekatan Pluralisme Hukum dalam Studi Hukum Adat : Interaksi Hukum Adat dengan Hukum Nasional dan International”, Jurnal Hukum 4, no 1, (2021),. DOI: 10.22437/ujh.4.1.

Syamsuddin dan Noer Azizah, “Kedudukan anak Zina Ditinjau Dari Yuridis Normatif”, Jurnal Hakam: Kajian Hukum Islam, 5, No.1, (2021), DOI: https://doi.org/10.33650/jhi.v51.2740.

Umaris Haris Sanjaya, “Interpretation of Interfaith and/or Belief Marriage by Judges: Disparity and Leval Vacum”, Jurnal Konstitusi 20, No.3, (2023): 537, DOI: https://doi.org/10.31078/jk2039

Winceh, “Tafsir QS. Anu-Nur 32 Tentang Anjuran Menikah (Studi analisis Hermeneutika Ma’na Cum Maghza), Jurnal Tafsere, 8, No.2, (2020), DOI: doi: https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v14i2.7010.

Vaengki Azmur, (et.al) “Kajian Yuridis Terhadap Pembagian Harta Warisan Pada Perkawinan Beda Agama”, Jurnal Litigasi Amsir, Special Issue 2023.

Admin, “Inilah 5 Tanggapan Resmi MUI Terkait Kepercayaan”, Avaibke online https://fajar.co.id/2017/11/10/inilah-5-tanggapan-resmi-mui-terkait-penghayat-kepercayaan/2/

Syahriani Siregar, “ICRP Catat Tren Kenaikan Pasangan Nikah Beda Agama dari Tahun ke Tahun”, Avaible online https://pontianakpost.jawapos.com/nasional/1462746656/icrp-catat-tren-kenaikan-pasangan-beda-agama-dari-tahun-ke-tahun

Wawancara kepada Ratu Tati mengenai Pewarisan Anak Hasil Perkawinan Antara Penganut Agama Islam dengan Kepercayaan Sunda Wiwitan, Wawancara, 2 Juli 2022, Cigugur Kuningan.

Suherman Ediansyah, Pewarisan Anak Hasil Perkawinan Antara Penganut Agama Islam dengan Kepercayaan Sunda Wiwitan, Wawancara 12 September 2022, Kota Bandung.

Yoga, Perkawinan Beda Agama Penghayat Kepercayaan Sunda Wiwitan dengan Orang Islam, Wawancara, 9 Juli 2025, Kabupaten Sukabumi.

Downloads

Authors

  • Muhammad Rifqi Rafi Drajat Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Renny Supriyatni Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Bambang Daru Nugroho Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Sheila Eldi Azzahra University of Malaya, Malaysia

Published

2026-04-29

How to Cite

Drajat, Muhammad Rifqi Rafi, Renny Supriyatni, Bambang Daru Nugroho, and Sheila Eldi Azzahra. 2026. “PRACTICE OF INHERITANCE DISTRIBUTION CHILDREN BORN TO MARRIAGES BETWEEN SUNDA WIWITAN FAITH AND ISLAM”. Cepalo 10 (1):57-70. https://doi.org/10.25041/cepalo.v10no1.5077.