Violation of the Professional Code of Ethics for Judges and its Consequences for Judicial Administration

DOI:

https://doi.org/10.25041/plr.v1i2.2128

Abstract

The phenomenon of violation of the judge's code of ethics in the practice of the judiciary is a serious problem. The purpose of this research is to find out if there is a violation of the professional code of ethics of the judge, and its impact on the administration of justice. The method used in this writing is normative juridical. The result of the discussion in this paper is that violations of the professional code of ethics owned by judges have led to practices of collusion, corruption and nepotism. All of these things are caused because there are gaps for actors to make offers, provide opportunities and weak supervision. The suggestion given by the author is that there are efforts to improve the judge's internal self and external improvements, namely in the form of increased supervision of judges through the judicial commission.

Keywords:

Violation, Code of Ethics, Judge, Justice

References

Asshiddiqie, Jimly. 2003. Format Kelembagaan Negara dan Pergeseran Kekuasaan Dalam UUD 45. Yogyakarta : FH UII Press.

Basah, Sjachran. 1995. Mengenal Peradilan di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Isnanto, R. Rizal. 2009. Etika Profesi. Semarang: Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

K. Lubis, Suhrawadi. 1994. Etika Profesi Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.

Muhammad, Abdulkadir. 2001. Etika Profesi Hukum. Bandung:Citra Aditya Bakti.

Apriyanto W Ajadan, "Eksaminasi Publik Dalam Rangka Mewujudkan Peradilan Yang Bersih Dan Bertanggung Jawab Dalam Memeriksa Dan Memutuskan Perkara" Lex Et Societatis , Vol.VII No. 5, (2019), 89-90.https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexetsocietatis/article/view/24727.

Aunur Rohim Faqih, “Kode Etik Dan Pedoman Perilaku Hakim” Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, Vol.3 No.1, (2013), hlm.234.http://202.0.92.5/syariah/inright/article/view/1261.

Aztri Fithrayani Alam, "Efektivitas Pelaksanaan Tugas Komisi Yudisial Indonesia Penghubung Dalam Mewujudkan Peradilan Bersih" Jurisprudentie, Vol.5 No. 1, (2018), 217-218.https://doi.org/10.24252/jurisprudentie.v5i2.5813.

Dewi Margareth Kalalo, "Eksistensi Komisi Yudisial Terhadap Pelaksanaan Kode Etik Profesi Hakim" Lex Crimen , Vol.III No. 1, (2014), hlm.51-52.http://lawriflaksana.blogspot.com/2010/06/etika-.

Eman Suparman, "Menolak Mafia Peradilan : Menjaga Integritas Hakim- Menyelaraskan Perbuatan dan Nuraninya" Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol.47 No. 1, (2017). https://doi.org/10.21143/jhp.vol47.no1.135.

Fontian Munzil, "Keberadaan Komisi Yudisial Dalam Rangka Membangun Peradilan Yang Bersih dan Berwibawa" Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara, Vol.7 No.1, (2017). https://journal.uii.ac.id/IUSTUM/article/view/4606.

Ismail Rumadan, “Membangun Hubungan Harmonis Dalam Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Hakim Oleh Mahkamah Agung Dan Komisi Yudisial Dalam Rangka Menegakkan Kehormatan, Keluhuran, Dan Martabat Hakim” Jurnal Hukum dan Peradilan, Vol.5 No.2,(2016), hlm.213.https://doi.org/10.25216/jhp.5.2.2016.209-226.

John Kenedi, “Profesi Hukum Dan Kode Etik Profesi” El-Afkar, Vol.5 No.1,(2016). https://doi.org/10.29300/JPKTH.V5I1.1120.

Melfa Deu, “Kode Etik Hakim Dan Komisi Yudisial Di Indonesia” Lex Et Societatis, Vol.III No.1, (2015), https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexetsocietatis/article/view/7069.

Nur’aini, “Etika Pustakawan Dengan Organisasi Profesi Pada Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman” Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Vol.3 No.2, (2018). https://doi.org/10.30829/jipi.v3i2.3042.

Ridarson Galingging, "Peran Komisi Yudisial Dalam Membangun Peradilan Yang Bersih Dan Berwibawa" Adil Jurnal Hukum, Vol.7 No. 1, (2015), 5-6https://doi.org/10.33476/AJL.V7I1.329.

Saharuddin Daming, “Peluang dan Tantangan Perwujudan Sistem Peradilan Yang Bersih dan Berkualitas” Yustisi, Vol.3 No.2,(2016). http://150.107.142.43/index.php/YUSTISI/article/view/1104.

Samud, “Kode Etik Profesi Hakim Menurut Hukum Islam” Mahkamah, Vol.9 No.1,(2015). https://doi.org/10.24235/MAHKAMAH.V9I1.422.

Siti Zulaikha, "Etika Profesi Hakim Dalam Perspektif Hukum Islam" Al-‘Adalah, Vol.XII No. 1, (2014), hlm.90.https://doi.org/10.24042/ADALAH.V12I1.177.

Suhri Hanafi, “Problematika Penegakan Hukum Dan Etika Profesi Di Indonesia Analisis Dengan Pendekatan Nilai-Nilai Ajaran Islam” Jurnal Hunafa, Vol.6 No.2, (2009), hlm.242.https://doi.org/10.24239/jsi.v6i2.136.233-246.

Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman

Judicial Watch Indonesia, Laporan Bank Dunia Pada Sidang ke-10 Consultative Group on Indonesia (CGI) di Tokyo, Dideklarasikan Korupsi Hukum Masalah, https://nasional.kompas.com/, diakses tanggal 20 Mei 2020.

KOMPAS, Jajak Pendapat Kompas : Reformasi Hukum berjalan Setengah Hati, https://nasional.kompas.com/read/2016/04/19/09043131/Jajak.Pendapat.Kompas.Reformasi.Hukum.Berjalan.Setengah.Hati.?page=all, diakses tanggal 11 Juni 2020.

Yustinus Paat, ICW : Praktik Suap Masih Marak di Sistem Peradilan Indonesia, https://www.beritasatu.com/nasional/294107-icw-praktik-suap-masih-marak-di-sistem-peradilan-indonesia, diakses tanggal 11 Juni 2020.

Arto, A.Mukti, “Majalah Varia Peradilan”, Redefinisi Fungsi Pengadilan Sebagai Penegak Hukum Dan Keadilan, Februari 2008, hlm. 27.

Ridwan, R. Bastuti, “Majalah Varia Peradilan” Etika sebagai pembentuk dasar kredibilitas dan kapabilitas hakim demi terwujudnya keadilan yang bersih, wibawa, bermanfaat, Maret 2008, hlm. 23.

Tim Redaksi, “Majalah Varia Peradilan” Kepemimpinan Pengadilan, Februari 2008, hlm.51.

Downloads

Download data is not yet available.
Total Abstract Views: 26 | Total Downloads: 11

Downloads

Authors

  • Maisyur Arif Universitas Lampung

Published

2021-01-05

Issue

Section

Artikel